Sega Jamblang Cirebon
Sega Jamblang (Nasi Jamblang), satu makanan khas Cirebon yang memakai pembungkus nasi dari godong (daun) Jati yang unik. Sebagai pelengkap Sega Jamblang adalah sajian 30-an jenis lauk-pauk yang tersaji dengan rapih secara pra
Ngabuburit Di Kota Tahu
Selain tahu yang lezat Sumedang juga menarik dengan wisata sejarahnya, seperti keberadaan Museum Prabu Geusan Ulun, yang dibangun pada tahun 1973 dan berisi barang peninggalan raja-raja jaman kerajaan Sumedang Larang.
Ki Dalang Ahmadi
Ki Dalang Ahmadi , Dalang asal Indramayu yang mulai galau akan kelestarian wayang golek cepak.Tatanan dan tuntunan yang sering muncul dari tokoh Lamsijan bisa hilang bila tanpa penyelamatan.
Ngabuburit Di Kota Tahu
Selain tahu yang lezat Sumedang juga menarik dengan wisata sejarahnya, seperti keberadaan Museum Prabu Geusan Ulun, yang dibangun pada tahun 1973 dan berisi barang peninggalan raja-raja jaman kerajaan Sumedang Larang.
Bunga Merah Dan Kakak Tua
Hiasan dinding kuno dengan motif bunga dan burung berpola gambar besar seperti ciri motif batik gaya Cirebonan yang terpasang di tembok dalam pendopo Kraton Kasepuhan Cirebon.
Wayang Golek Jawa Barat
Wayang Golek merupakan seni pertunjukan wayang yang terbuat dari boneka kayu yang umumnya dari bahan kayu albasiyah, dan untuk membuatnya dbutuhkan waktu sampai tiga hari untuk satu kepala wayang saja.
Ki Dalang Ahmadi
Ki Dalang Ahmadi , Dalang Wayang Golek Cepak asal Indramayu yang hampir punah.Selalu setia ditemani tokoh wayang golek cepak Lamsijan , tokoh dalam cerita Babad Dremayu yang lucu dan sederhana tapi cerdas.
Jalan-Jalan ke Cirebon
Kota tertua di Provinsi Jawa Barat ini, termasuk lengkap sebagai kota dengan beragam potensi wisata dan budaya. Sebut saja mulai dari wisata sejarah, ziarah, obyek wisata alam, beragam kuliner makanan dan minuman tradisionaln
Napak Tilas Museum Barli
Banyak seniman lahir dari dunia seni rupa tanah air. Akan halnya Barli, salah satu perupa yang tergabung dalam Kelompok Lima Bandung. Perupa bernama lengkap, Barli Sasmitawinata ini, merupakan sosok perupa era 1935, yang muda
Bandung Wayang Festival 2011: Merayakan Perbedaan dalam Keberagaman
Ungkapan Tak Kenal Maka Tak Sayang, bisa jadi terdengar begitu sederhana. Namun, ungkapan ini bisa sedikit mengusik jika kita bicara tentang jagat Wayang Nusantara. Pekan terakhir April lalu (22-30/4), sekelompok komunitas p